Posts Tagged ‘Resiko Apartemen Murah’

Berapa Keuntungan Pengembang Apartemen Bersubsidi ?

Sunday, April 6th, 2008

Pengembang Apartemen bersubsidi menyatakan ikut serta dalam proyek pemerintah 1000 tower lantaran ingin mensejahterakan rakyat. Apakah hanya ingin mensejahterakan rakyat tanpa ada keuntungan material sama sekali?, jawabnya adalah tentu saja tidak. Untuk apartemen kelas terendah seharga 88 juta rupiah saja, setiap unit yang terjual pengembang mendapatkan untung 15-20 juta rupiah. Berarti margin keuntungan yang diperoleh adalah sekitar 20%-25% dari harga Apartemen bersubsidi.

Selanjutnya, jika pengembang hanya tergiur keuntungan 20% dalam waktu singkat, apakah hal ini berbahaya dan beresiko buat pembeli? Beberapa hal buruk yang dapat terjadi adalah:

Gagal bangun, apartemen tidak dibangun dan pengembang membawa kabur uang pembeli.

Akhirnya, pemerintah menalangi uang yang telah disetor oleh pembeli, pemerintah dapat meng-cover seluruhnya atau sebagian, pemerintah dapat meng-cover hanya apartemen bersubsidi dan bukan apartemen biasa dalam satu lokasi.

Apartemen tidak selesai dibangun, pengembang kekurangan dana untuk menyelesaikan.

Pengembang akan mengutip dana tambahan dari pembeli untuk menyelesaikan apartemen.

Apartemen dibangun tidak sesuai dengan janji awal.

Kualitas bahan bangunan yang buruk dan fasilitas yang tidak memadai dikhawatirkan terjadi jika pengembang sudah kehabisan dana.

Pemerintah sebaiknya sudah mulai memikirkan aturan dan mekanisme kontrol terhadap proyek ini, karena jika proyek ini gagal maka akan menjadi momok besar di masa yang akan datang, contoh proyek yang berhasil tentu saja proyek perumnas di Depok dan Bekasi di tahun 80an, tetapi rumah-rumah proyek perumnas di Karawang jadi seperti hidup segan mati tak mau, dihuni tak layak dijual tidak laku.

Technorati : , ,
Del.icio.us : , ,